Launching Suzuki Baleno Hatchback Area Jawa Timur: Banderol Paling Terjangkau di Kelasnya!

  • Sabtu, 19 Agustus 2017 13:30 WIB

Launching Suzuki Baleno Hatchback Jatim | OTOPLUS

Tahun 2009 lalu, Suzuki Indonesia telah menghentikan produksi Baleno series, dengan julukan terakhir saat itu adalah Neo Baleno. Sebuah varian sedan andalan Suzuki, yang berhasil mengaspal di Indonesia selama sekitar 10 tahun.

Delapan tahun kemudian, “Dengan bangga, kami meluncurkan Suzuki Baleno pada pembukaan GIIAS 2017 pekan lalu (10/8),” ujar Harold Donnel, Head of Brand Development & Marketing Research PT Suzuki Indomobil Sales (SIS), selaku pemegang merek Suzuki di Indonesia.

Seminggu setelah rilis nasional, Baleno generasi keempat tersebut mulai diperkenalkan merata seluruh Indonesia. “Dan pekan ini, kami resmi meluncurkan Baleno hatchback ke public Jawa Timur, khususnya Surabaya,” tambah Harold, sebagai perwakilan dari PT SIS yang secara simbolis merilis Baleno hatchback bersama main dealer-nya untuk wilayah Jawa Timur, yakni PT United Motors Centre (UMC) dan PT Sejahtera Buana Trada (SBT) Jawa Timur.

Berlokasi di Pakuwon Mall, Surabaya, pelucuran Baleno hatchback dilakukan Jumat kemarin (18/8) untuk media, sedangkan rilis buat public diadakan Sabtu (19/8) ini. Pameran sendiri berlangsung hingga Minggu esok (20/8).

Berbeda dengan versi pendahulu yang telah diproduksi di tanah air, Baleno hatchback terbaru ini merupakan kendaraan CBU (completely built-up unit) dari India.

Kerjasama ekonomi antara pemerintah Indonesia dan India membuat PT SIS mendapat ‘keberuntungan’ khusus. “Suzuki global memiliki basis produksi yang sangat besar di India. Makanya, PT SIS berpeluang untuk mendatangkan unit dalam bentuk CBU dengan pajak yang lebih kecil. Sehingga harga jual pun lebih terjangkau,” tambah Harold.

Meski CBU, namun terdapat perbedaan dari Baleno pasar India dan Indonesia. “Untuk permintaan tanah air, Baleno hatchback dibekali mesin K14B 1.4 liter yang juga digunakan oleh Ertiga. Kalau di India pakai mesin 1.3 liter,” tutur Harold.

Tak bisa dipungkiri kalau dapur pacu Ertiga sudah terbukti ‘bandel’. “Sangat cocok dengan karakter jalanan tanah air,” imbuhnya.

Berbagai fitur turut dijejalkan pada Baleno hatchback, yang tak kalah dengan pabrikan lain. Namun, “Banderol yang ditawarkan jauh lebih terjangkau, yakni mulai Rp 203 juta untuk versi transmisi manual,” sahut Wahyu Sudrajat, Operational Manager PT SBT Jatim.

(Baca Juga: Suzuki Baleno Hatchback Dibekali Fitur-Fitur Terkini)

Reporter : Otoplus Editor
Editor : Otoplus Editor

KOMENTAR

EMBED THIS ARTICLE

Copy and paste this code into your website.

×