MotoGP Inggris: Menang Di Silverstone, Dovi Siap Jadi Juara Dunia

  • Senin, 28 Agustus 2017 00:45 WIB

Andrea Dovizioso pimpin klasemen sementara dan siap perebutkan juara dunia. | MotoGP.com

Andrea Dovizioso berhasil mengukir kemenangan ke-4 musim ini di Silverstone (27/08), setelah berhasil meredam serangan Maverick Vinales hingga garis finish, dengan selisih waktu hanya 0,1 detik!

Kemenangan Dovi, di sirkuit yang sebenarnya sangat ‘sulit’ bagi Desmosedici ini menjadi indikasi bahwa dia siap menjadi juara dunia, seiring perkembangan yang dibuat Ducati. Paling akhir adalah improvement yang mereka buat selama tes di Misano sebelum MotoGP Inggris digelar.

Silverstone digunakan sebagai sirkuit MotoGP tahun 2010 menggantikan Donington Park. Sejak digelar di sirkuit eks pangkalan militer Angkatan Udara ini, prestasi terbaik Ducati diraih tahun 2015, ketika Danilo Petrucci, pembalap tim satelit Ducati, Octo Pramac Racing berhasil finish kedua, sementara Andrea Dovizioso di posisi ketiga. Namun yang harus diingat, saat itu balap digelar dalam kondisi hujan (wet).

Fakta ini menunjukkan bahwa motor Ducati sebenarnya kurang cocok untuk layout Silverstone yang meliuk-liuk kanan-kiri namun berkarakter high-speed ini. Tahun lalu, pembalap Ducati waktu itu (Andrea Iannone dan Andrea Dovizioso) mengeluh, mereka kelelahan mengendalikan motor mengikuti layout sirkuit yang kerap berubah arah, dengan tambahan permukaan trek yang bergelombang.

Namun lihat tahun ini. Sejak Free Practice, pembalap Ducati telah menunjukkan bahwa mereka kompetitif di sini. Di FP 1, Jorge Lorenzo berhasil menjadi pembalap kedua tercepat. Bahkan di FP4, Lorenzo dan Dovi menempati urutan 1-2 tercepat.

Artinya di sini adalah, Ducati sekarang kompetitif di semua jenis trek dan kondisi. Inilah yang membuat Dovi semakin mantap jadi juara dunia.

"Semua pembalap berusaha menghemat ban sepanjang balap. Intensitas yang mereka berikan berbeda-beda. Untungnya, saya sangat bagus dalam memahami situasi ini. Memang saya tidak terlalu cepat. Namun saya bisa putuskan dengan benar, kapan untuk fight,” komentar Dovi yang memakai pasangan ban kompon hard depan belakang.

Pilihan ban ini sebenarnya sama dengan Valentino Rossi. Hanya saja, setelah berhasil memimpin balap sejak start, Rossi tampak bernafsu membuat jarak dengan pembalap-pembalap di belakangnya. Pada lap 4, hanya Rossi yang berhasil membuat catatan waktu 2 menit 1 detik. Catatan waktu ini 0,2 detik lebih cepat ketimbang rekan satu timnya, Maverick Vinales.

“Sepanjang balap, saya biarkan Valentino lepas, karena saya tahu, saya tidak bisa menguntitnya dalam stripstream. Sebab saya coba menghemat ban hingga akhir balap,” komentar Vinales.

Namun apa yang dilakukan Rossi ini menyebabkan bannya turun performa di lap 8. Ketika pembalap di belakangnya (Vinales, Dovi dan Marquez) mulai mendekat, dia justru kehilangan speed. Hingga Vinales berhasil memperpendek jarak tinggal 0,6 detik saja.

Reporter : Otoplus Editor
Editor : Otoplus Editor

KOMENTAR

EMBED THIS ARTICLE

Copy and paste this code into your website.

×