Kolektor Mobil Keluarga Lawas

  • Selasa, 11 Juli 2017 11:15 WIB

Mobil keluarga keluaran tahun 70an | Iman/Otoplus.id

“Semua mobil lawas yang orisinal sudah pernah dimiliki, sekarang ia lagi kecantol dengan mobil keluarga yang terkenal sejak tahun ’70-an di Indonesia ini”

Tangerang - Setiap individu mempunyai kelebihan dan keunikan masing-masing, ada yang memiliki kelebihan di bidang seni, ada yang mempunyai kelebihan di bidang teknik, dan masih banyak lagi yang lainnya. Nah, dari kelebihan dan keunikan itulah ada yang bisa menjadi profesinya di kemudian hari. Salah satunya seperti Pak de Bei Budiono ini, beliau adalah kolektor mobil-mobil antik. 

Di rumahnya di kawasan Bumi Serpong Damai (BSD) mobil-mobil tahun ’60-an, ’70-an dan ’80-anseperti Toyota Corona Deluxe, Mazda Bongo Deluxe, Citroen Dyane, Fiat Deluxe stir kiri, Mitsubishi Colt Minicab, Peugeot 505 GR tahun 1984 yang merupakan warisan dari almarhum ayahnya dari baru, juga Toyota Corolla SE-Saloon pernah mengisi garasi rumahnya yang luas ini.

Namun sekarang, Pakde Bei rupanya lagi senang dengan Mitsubishi Colt T120 keluaran tahun ’70-an, “Saya dulu pernah punya Colt begini waktu muda, bahkan bapak saya pun dulu juga pakai Colt T120 juga dan karoserinya selalu Adiputro,” tukasnya. Oleh karena itulah hampir semua koleksi Coltnya sekarang buatan karoseri asal Solo ini.

Melihat sejarahnya, di era tahun 1970-an mobil minibus masih asing di Indonesia, setidaknya pada waktu itu hanya ada VW Combi dan Toyota HiAce Commuter di kategori ini. Sekitar tahun 1970 lahir Mitsubishi Colt T100 generasi pertama dan langsung mendulang sukses di Indonesia. Kesuksesan Colt ini kemudian berlanjut dengan lahirnya Colt T120 di tahun 1975 dengan model baru yang sudah mengadopsi empat lampu bulat di bagian depan dan mesin baru generasi Neptune yang berkapasitas 1.300 cc. 

Koleksi Colt kesayangannya saat ini adalah 2 unit Colt T120 tahun 1974, 1 unit tahun 1976 , dan 2 unit tahun 1979. Yang paling pertama didapat adalah yang warna putih tahun 1976, ”Saya dapat Colt ini ketika mudik Lebaran ke Solo tiga tahun lalu, teman ayah saya ini pemilik toko roti Babah Setoe disan. Colt T120 ini merupakan mobil harian beliau sampai beliau wafat beberapa tahun silam," jelas Pak de lagi.

Jadi sejak itu mobil ini hampir tidak ada yang mengurus di rumahnya, "Saya dikontak oleh istri beliau dan diberi kesempatan untuk melanjutkan merawat mobil kesayangan almarhum suaminya ini," bilangnya. "Saya tidak mau buang waktu, ini merupakan kehormatan buat saya diberi kepercayaan langsung oleh istri almarhum untuk melanjutkan mengurus Colt T120 ini," seru pria paruh baya ini.

"Pada waktu saya kesana mobil ini sudah jarang dipakai, paling dipanaskan dalam garasi saja, makanya remnya agak macet, diperbaiki dulu meski saya menggunakan towing untuk membawa mobil ini ke Jakarta," jelasnya. Setelah semua beres mobil ini pun segera berangkat. 

Nah, dari satu Colt, rupanya Colt yang lain pun jadi ‘nunut’ ke garasi Pak de. “Dari yang tadinya Cuma satu Colt, sekarang sampai punya 5…Cuma satu yang bukan karoseri Aidputro, yang hijau putih itu,” tunjuknya. "Kelebihan buatan karoseri Adiputro ini adalah lebih rapi hasilnya, ada surat karoserinya, masih menggunakan pintu bak asli Colt T120 pick-up sebagai kap bagasi belakang, harga jualnya juga lebih mahal karena Adiputro adalah perusahaan karoseri pertama dan terkenal di Indonesia," tukas Pak de lagi. 

Sayang waktu sudah mulai sore, tak terasa sudah seharian waktu kami habiskan disana tapi ternyata masih tidak cukup untuk melihat semua koleksi-koleksi Pakde Bei Budiono ini. Mungkin kami harus menyiapkan waktu lagi untuk "membongkar" semua koleksi Pak de Bei ini. O ya, kalau ada yang mau ngobrol dengan Pak de Bei, beliau bisa dikontak di nomor telpon 08161175041. We’ll be back, Pak de!


Sumber : otoplus

Reporter : OTOPLUS
Editor : Otoplus Editor

KOMENTAR

EMBED THIS ARTICLE

Copy and paste this code into your website.

×