Modifikasi Toyota Alphard 3.5Q: Gila, Alphard Ceper Ini Pake Pelek 22 Inci

  • Sabtu, 13 Mei 2017 16:45 WIB

Pelek ring 22 bikin ceper banget | Togar/Otoplus.id

Jakarta Selatan - Kiki Anugraha enggak pernah berhenti modif ke semua mobil Toyota-nya. Setelah Agya, dilanjutin ke 86 Rocket Bunny-nya yang fenomenal, lantas diterusin ke Toyota Alphard ini. Enggak tanggung-tanggung, MPV ini dilesakin velg 22 inci plus air-sus! Alhasil, kalau bahasa Jawanya disebut ndeprok, alias ceper.

“Saya beli Alphard ini karena anak udah tiga. Bawaan makin banyak. Mesti cari mobil yang besar,” buka Kiki, sapaan akrabnya. Jadilah dia memesan Alphard terbaru versi APM. Yup,when you are a car guy, family comes first.

Umur standar mobil ini pun enggak lama. Sebelum sampai rumah dari dealer, mobil langsung dibawa ke bengkel per. “Waktu itu saya udah pesan suspensi udara juga,” tuturnya. Tapi karena barangnya lagi OTW, sementara Kiki pakai per custom dulu. “Kalau velg, gue kebetulan ada velg Sevas 22 inci,” tambahnya. “Jadi pas mobil sampe rumah, kondisinya ceper dan pakai velg. Ha ha ha..” kekeh Kiki.

Baca Juga

Sevas Forged ukuran 22×9 inci ber-offset 40 ternyata cukup aman untuk fender Alphard yang gede. Tapi buat ngakalin enggak kelihatan ‘tenggelam’, Kiki mainin ukuran bannya. Di depan, dia pakai ukuran 235/35R22 Toyo Proxes T1R. Sementara di belakang dipakai 265/30R22. Dengan ukuran 

Ke depannya, Kiki sudah pesen velg baru dan body kit buat Alphard-nya. “Harusnya pas Lebaran ini sudah datang,” bisik pria yang doyan ketawa ini. Tapi pas ditanya lebih detail, Kiki enggan jelasin. “Pokoknya lihat aja ntar, pas semuanya dah kepasang. Hehehe..,” urai ayah tiga anak ini bikin penasaran.

Hmm, oke kita tunggu! Otoplus.id

Naskah: Angga 
Foto: Togar

Valvetronic Custom
Urusan kaki-kaki kelar, lanjut ke knalpot. Kiki pasangkan knalpot valvetronic custom. Sayangnya, dia minta merek perangkat valvetronic-nya dirahasiakan. “Malu ah, ha ha ha..” tawanya.

Jadi Kiki cuma ganti tabung tengahnya sama tabung tengah yang sudah dilengkapin katup elektronik. Kemudian katup ini disambungin kelistrikannya sama kelistrikan mobil. Lantas, “Nambah modul buat nyalain atau nutup katupnya,” tambah Kiki lagi.

Ketika katup elektronisnya kebuka, otomatis tabung ini jadi by pass gas buang, dan buang di tengah. Jadi suara knalpot lebih gahar. Sementara pas katupnya ketutup, laju gas buang normal alias diterusin ke muffler belakang. Suara knalpot pun hening kayak standar. Nah, buka-tutup katup ini cukup dikontorl via remote aja.

Kekurangannya, “Pas suara gahar, tarikannya agak ngempos,” bisik Kiki. Tapi enggak masalah buat doi, karena biasanya aktifin suara gahar pas lagi di event-event meet-up saja. “Kalau lagi bawa keluarga ya di-silent terus, hehehe…” kekeh pria berpostur tinggi ini.

Manajemen Suspensi Udara
Selang tiga bulan, suspensi udara K-Sport pesanan Kiki datang. Air-sus merek K-Sport ini dipesan berikut modul management system yang bisa atur ketinggian secara otomatis. “Jadi kalau ada beban lebih atau posisi mobil enggak rata, air-sus bisa langsung nyetel sendiri,” ujarnya. “Kerjanya mirip management system-nya E-Level,” ucap pemukim Bintaro ini.

Misal beban mobil berlebih di sebelah kanan, maka modul ini bakal perintahin kompresor untuk isi angin lebih ke balon suspensi sebelah kanan. Pun begitu kalau lewat jalan rusak, modul ini otomatis akan atur tekanan angin di balon biar kenyamanan tetap terjaga. “Cuma ya kadang berisik aja suara kompresornya di belakang. Selain itu sih oke-oke aja,” ulas Kiki.

Karena pakai modul, maka pergerakan suspensi dipilih yang empat titik biar kerjanya presisi ngatur ketinggian mobil. Management system ini dilengkapin empat memori posisi ketinggian mobil. “Memori nomor 4 buat posisi parkir, kalau lagi bawa keluarga biasanya memori nomor 1 atau 2,” tambahnya.

Yang lebih enak, suspensi udara ini berjenis bags on coil, jadi dilengkapin ulir drat buat ngatur ketinggian mobil sesuai yang kita mau. Dan pastinya bikin gampang proses pemasangan karena enggak perlu bikin dudukan lagi. Dudukan balon suspensi sudah nyatu sama batang drat.

 

Rumah Modifikasi

Permaisuri, Mahakam, Jakarta Selatan

 

Data Modifikasi:

Velg Sevas forged 22×9 inci et 40, ban Toyo T1R 265/30/22 & Toyo Proxes4 235/30R22, suspensi udara K-sport super professional + management systems K-sport 4 channel, exhaust valvetronic custom, karpet Comfort, kaca film Masterpiece, subwoofer active Rockford Fosgate, speaker JBL

 

 


Sumber : otoplus

Reporter : Otoplus Editor
Editor : Otoplus Editor

KOMENTAR

EMBED THIS ARTICLE

Copy and paste this code into your website.

×